Periksa Camat-Kades, KPK Dalami Alur Setoran Caperdes di Kasus Sudewo

Periksa Camat-Kades, KPK Dalami Alur Setoran Caperdes di Kasus Sudewo

KPK (Foto: Dok Okezone)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami alur penyetoran uang terkait pengisian calon perangkat desa (caperdes) di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Hal itu dilakukan saat tim penyidik lembaga antirasuah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus dugaan pemerasan caperdes yang menyeret Bupati Pati nonaktif, Sudewo.

Saksi yang diperiksa ialah Rukin selaku Perangkat Desa Sukorukun, Karyadi selaku Kepala Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, dan Suranta selaku Camat Gabus, Kabupaten Pati.

“Saksi hadir semua. Penyidik mendalami soal alur dan tahapan dalam penyetoran uang oleh para pihak yang akan mengisi posisi calon perangkat desa,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip Selasa (3/2/2026).

Pemeriksaan para saksi dilakukan di Polda Jawa Tengah pada Senin 2 Februari 2026. Dari keterangan mereka, penyidik juga mendalami mekanisme dalam pengisian formasi perangkat desa.

Diketahui, KPK menangkap Sudewo bersama tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin 19 Januari 2026. Setelah pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Sudewo.

“Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan empat tersangka, di antaranya SDW selaku Bupati Pati periode 2025–2030,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Selasa 20 Januari 2026. 

Pria Culik Anak di Bekasi, Motifnya Minta Ibu Korban Berpacaran dengan Pelaku

Pria Culik Anak di Bekasi, Motifnya Minta Ibu Korban Berpacaran dengan Pelaku

Pria Culik Anak di Bekasi, Motifnya Minta Ibu Korban Berpacaran dengan Pelaku

 Polres Metro Bekasi mengungkap kasus penculikan terhadap seorang anak yang terjadi di wilayah Desa Setiamekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Polisi menguak motif penculikan ini berkaitan dengan hubungan asmara pelaku dan ibu korban.

“Korban awalnya diminta pelaku untuk memberi gas LPG di warung dekat rumah, namun setelah pergi korban tidak kunjung pulang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Sabtu (31/1/2026).

Saat dicari, korban diketahui terlihat bersama seorang pria yang mengenakan atribut ojek online. Belakangan diketahui, pelaku diduga menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban.

“Pelaku diduga memaksa korban ikut dengannya dengan cara menakut-nakuti korban menggunakan senjata tajam jenis belati yang disimpan di dashboard sepeda motor,” kata Budi.

Polisi kemudian melakukan penyidikan dan mencium keberadaan korban. Singkatnya, polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan cara menghentikan bus antarkota jurusan Bandung-Merak di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

“Selanjutnya berhasil mengamankan pelaku berinisial MAR bersama korban di dalam bus tersebut,” ujar Budi.

Gempa Dangkal Guncang Bandung Pagi Ini

Gempa Dangkal Guncang Bandung Pagi Ini

Ilustrasi gempa

 Gempa dengan kekuatan magnitudo 2,7 mengguncang Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (30/1/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa terjadi pada pukul 05.13 WIB.

BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi pada koordinat 6,88 LS dan 107,79 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 14 km timur Kota Bandung, Jawa Barat, pada kedalaman 5 km.

Sementara itu, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan gempa itu turut dirasakan dengan skala III di Sukasari, II-III di Tanjungsari, II-III di Cileunyi, II-III di Cilengkrang, dan II-III di Cimenyan.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan dampak dari gempa bumi tersebut.

kera4d

Kejagung Pastikan Jurist Tan Masih Berstatus WNI, Aset Terus Ditelusuri

Kejagung Pastikan Jurist Tan Masih Berstatus WNI, Aset Terus Ditelusuri

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menegaskan, bahwa tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Jurist Tan, masih berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menanggapi informasi yang menyebut Jurist Tan telah menjadi warga negara Australia.

“Sampai hari ini kami belum mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan telah berpindah kewarganegaraan. Berdasarkan data yang kami miliki, Jurist Tan masih berstatus sebagai WNI,” kata Anang, Rabu (28/1/2026).

Selain itu, Anang menyampaikan bahwa Kejagung saat ini masih melakukan penelusuran terhadap aset-aset milik Jurist Tan guna kepentingan pemulihan kerugian negara.

“Sedang kami telusuri. Kami tidak tinggal diam dan terus bergerak. Jika masyarakat mengetahui keberadaan aset yang bersangkutan, kami sangat berterima kasih karena hal tersebut akan membantu pemulihan kerugian negara,” tegasnya.

Kapolri Ungkap 6 Sasaran Prioritas dalam Rencana Kerja 2026

Kapolri Ungkap 6 Sasaran Prioritas dalam Rencana Kerja 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Raker dengan Komisi III DPR (Foto: Tangkapan layar)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan enam sasaran prioritas utama yang menjadi fokus rencana kerja Polri pada tahun 2026. Penyusunan sasaran tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang mengusung misi Asta Cita.

“Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Polri menetapkan enam sasaran prioritas yang mengacu pada rencana kerja Pemerintah tahun 2026,” kata Sigit saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).

Sasaran pertama adalah menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia secara responsif dan prediktif. Selain itu, Polri juga menargetkan terwujudnya pelayanan publik kepolisian yang berkualitas dan terintegrasi.

Sasaran berikutnya mencakup penegakan hukum yang humanis, akuntabel, dan berkeadilan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) Polri yang profesional, cerdas, dan berintegritas melalui pengelolaan SDM yang modern dan transparan.

Polri juga menargetkan pembangunan dan pengembangan infrastruktur strategis kepolisian yang terintegrasi untuk mendukung operasional. Selain itu, peningkatan budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian menjadi sasaran penting guna memperkuat tata kelola organisasi dan SDM.

Peneliti Ungkap Pentingnya Model United Nations Dikembangkan di Indonesia

Peneliti Ungkap Pentingnya Model United Nations Dikembangkan di Indonesia

Peneliti Hubungan Internasional Calvin Khoe (Foto: Ist)

 Peneliti Hubungan Internasional Calvin Khoe menilai penyelenggaraan Model United Nations (MUN) perlu diperluas di Indonesia. Menurutnya, kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut tidak seharusnya hanya terbatas di tingkat perguruan tinggi, tetapi juga mulai diperkenalkan secara masif di jenjang sekolah menengah atas (SMA).

Calvin menjelaskan MUN selama ini masih dipersepsikan sebagai kegiatan eksklusif yang hanya diikuti siswa berprestasi dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Selain itu, minimnya pemberitaan media turut membuat kegiatan edukatif ini belum dikenal luas masyarakat.

“Yang pasti, pertama Model United Nation itu belum populer di Indonesia, mungkin jarang diliput di media. Jadi saya berharap Model United Nation itu harus lebih banyak bukan hanya di tingkatan universitas tapi harus di tingkatan SMA,” jelas Calvin, Jumat (23/1/2026).

Ia menilai MUN sebagai sarana pembelajaran yang komprehensif karena mampu melatih berbagai keterampilan penting yang dibutuhkan generasi muda di masa depan. Melalui simulasi diplomasi internasional ini, peserta tidak hanya dilatih berbicara di depan umum, tetapi juga diasah kemampuan berpikir analitis, menulis terstruktur, hingga bernegosiasi layaknya diplomat profesional.

“Model United Nation itu mengasah empat skill plus satu kalau bahasa Inggris. Yang pertama dia belajar ngomong depan umum. Yang kedua dia belajar tentang membaca secara analytical secara structured. Terus yang ketiga, dia harus tahu cara nulis secara terstruktur. Yang berikutnya adalah belajar seni negosiasi. Plus satunya itu networking,” ungkapnya.

Kendati, Calvin mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang membuat siswa enggan mengikuti MUN. Kendala utama yang kerap muncul adalah rasa minder terhadap kemampuan bahasa Inggris yang dianggap menjadi penghalang utama.

Penumpang KRL Tewas di Stasiun Gondangdia, Diduga karena Terjatuh di Peron

Penumpang KRL Tewas di Stasiun Gondangdia, Diduga karena Terjatuh di Peron

Penumpang KRL Tewas di Stasiun Gondangdia, Diduga karena Terjatuh di Peron (Ist)

Seorang penumpang KRL Commuter Line tewas di peron Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026). Penumpang tersebut tewas diduga karena terjatuh di peron Stasiun Gondangdia arah Jakarta Kota.

1. Penumpang KRL Tewas di Stasiun Gondangdia

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.55 WIB. Berdasarkan informasi yang didapat, penumpang yang tewas tersebut berjenis kelamin perempuan. 

Berdasarkan pantauan, sejumlah petugas Stasiun Gondangdia telah mengevakuasi korban. Korban dimasukkan ke kantong jenazah dan ditandu oleh petugas. Belum diketahui dengan pasti penyebab tewasnya penumpang KRL tersebut. 

Sementara itu, VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda mengaku belum mengetahui detail kecelakaan tersebut. Pihak KCI saat ini masih mencari informasi.

“Ini kita masih cek dulu. Kita juga masih cari info kronologinya,” kata Karina saat dikonfirmasi Okezone.

https://outsidecontrol.com

Polri Buka Pendidikan Sespimti-Sespimmen, Diikuti TNI hingga Mancanegara

Polri Buka Pendidikan Sespimti-Sespimmen, Diikuti TNI hingga Mancanegara

Polri Buka Pendidikan Sespimti-Sespimmen, Diikuti TNI hingga Mancanegara (Ist)

Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri menggelar program pendidikan bagi para calon pimpinan tinggi dan menengah Polri. Hal ini sekaligus menandai Sespimti Polri Dikreg ke-35 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-66 resmi dimulai.

1. Sespimti dan Sespimmen

Wakalemdiklat Irjen Achmad Kartiko menyebutkan, pelaksanaan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg 35 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg 66 berdasarkan Surat Keputusan Kapolri No KEP/1954/XII/2025 tertanggal 18 Desember 20205.

“Sespimti Polri terdiri 57 serdik yang terdiri dari serdik Polri 47 orang, TNI 8 orang, Kejaksaan Agung 1 orang, dan Kemenimipas 1 orang,” kata Eko dalam laporannya, dikutip Rabu (21/1/2026). 

Ia menambahkan, untuk Sespimmen Dikreg 66 diikuti 201 orang peserta didik yang terdiri atas 185 orang anggota Polri, anggota TNI 13 orang, dan 2 orang dari mancanegara yaitu Timor Leste. 

Upacara pembukaan ini menandai dimulainya kawah candradimuka bagi para perwira terpilih yang akan dipersiapkan menjadi pemimpin strategis dan manajerial di masa depan.

Achmad menyatakan, para peserta merupakan individu terpilih yang telah lolos seleksi ketat dan kompetitif. “Saudara adalah perwira-perwira terpilih. Saya berharap anugerah ini dimaknai dengan rasa syukur yang diimplementasikan melalui proses belajar yang sungguh-sungguh, penuh semangat, dan dedikasi,” ujarnya.

Kera4d

Kronologi Pegawai SPPG di Bekasi Dibegal saat Berangkat Kerja, Ditodong Sajam hingga Jatuh

Kronologi Pegawai SPPG di Bekasi Dibegal saat Berangkat Kerja, Ditodong Sajam hingga Jatuh

Kronologi Pegawai SPPG di Bekasi Dibegal saat Berangkat Kerja, Ditodong Sajam hingga Jatuh (tangkapan layar CCTV)

Seorang pegawai satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) berinsial ADS (40) menjadi korban begal di Jalan Patria Jaya, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi pada Selasa (20/1/2026) sekira pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini dialami korban ketika ia hendak berangkat kerja.

1. Kronologi SPPG Dibegal

“Awalnya korban berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor Honda Beat dan menuju ke tempat kerjanya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).

Di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet dua orang pelaku dengan menggigit satu motor. Dari rekaman CCTV yang beredar pelaku sempat menodongkan senjata tajam hingga korban terjatuh dari motornya.

“Korban dipaksa untuk menepi dan motor korban dirampas oleh pelaku. Selanjutnya setelah berhasil pelaku menguasai motor korban, pelaku meninggalkan korban di tempat kejadian,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, ADS langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Pondok Gede. Dari laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah TKP dan mencari saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Piket fungsi Reskrim beserta padal melakukan cek TKP ke tempat kejadian,” katanya.

Dari rekaman CCTV, terdengar korban sempat berteriak meminta pertolongan saat terjatuh dari motornya. Kondisi perumahan yang sepi karena peristiwa terjadi dini hari membuat warga tak bisa segera membantu korban.

kera4d

Yusril Ungkap Laporan Komisi Reformasi Polri Disampaikan ke Prabowo Akhir Januari

Yusril Ungkap Laporan Komisi Reformasi Polri Disampaikan ke Prabowo Akhir Januari

Yusril Ungkap Laporan Komisi Reformasi Polri Disampaikan ke Prabowo Akhir Januari

 Komisi Percepatan Reformasi Polri  akan memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan berbentuk rekomendasi itu akan disampaikan pada akhir Januari 2026.

1. Laporan ke Prabowo

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Yusril Ihza Mahendra mengatakanM saat ini tim yang dibentuk Prabowo itu rapat maraton untuk menjaring berbagai aspirasi serta melakukan rapat pleno untuk menyusun draf laporan.

“Memang paling tidak pada akhir bulan Januari ini sudah disusun draf laporan itu. Kami mengadakan rapat-rapat itu agak maraton supaya target akhir bulan Januari ini sudah,” kata Yusril (21/1/2026).

Ia tak merinci lebih jauh terkait apa saja poin dari laporan yang akan disampaikan ke Prabowo. Namun, ia menyebut garis besar pokok persoalan tersebut terkait Polri akan disampaikan ke Presiden.

“Paling tidak itu pokok-pokok persoalan yang disampaikan kepada Presiden sudah dapat disampaikan,” ucap Yusril.

“Tapi persoalan teknis yang kecil-kecil, seperti yang detail-detail, seperti mengenai soal kepangkatan, prosedur pemindahan personel kepolisian dari satu tempat ke tempat yang lain, mengenai promosi, rekrutmen, pendidikan dan lain-lain itu mungkin tidak perlu sampai ke Presiden,” tuturnya.

https://uniquepatterns.com