Perang India Vs Pakistan, Bukti Kekuatan Jomplang

Personel pasukan keamanan India berjaga di dekat lokasi jatuhnya jet tempur di Wuyan di distrik Pulwama, Kashmir selatan, 7 Mei 2025. (REUTERS/Sharafat Ali)

Hubungan India dan Pakistan memanas. Insiden penembakan massal di Kashmir yang dikhawatirkan bisa memicu perang besar antara dua negara.

Baik India dan Pakistan diketahui sebagai negara kekuatan nuklir. Bukan hanya itu, keduanya juga menapaki sebagai kekuatan baru di sektor teknologi.

Namun memang industri India jauh lebih mapan dari lawannya. Negara Bollywood itu telah menjadi tujuan beberapa raksasa teknologi, serta ekosistem inovasinya juga jauh lebih mapan.

Berikut perbandingan kedua negara yang dirangkum dari Loma Technology, Kamis (8/5/2025):

Pertumbuhan dan Inovasi Teknologi

India memang jauh lebih mapan dari Pakistan. Negara itu mendapatkan dukungan dari segala arah, mulai dari pemerintah, bisnis dan akademisi.

Bukan hanya itu, terdapat banyak orang yang sangat terampil. Jadi inovasi terus berlanjut di berbagai industri teknis.

Di sisi lain, Pakistan masih dalam tahap awal pengembangan ekosistem inovasi. Namun terus mengalami peningkatan dan menjadi kekuatan utama teknologi global.

Investasi juga terus meningkat dalam pendidikan teknologi, infrastruktur digital, serta kewirausahaan.

Teknologi India dan Pakistan di Global

India memang muncul jadi kekuatan teknologi global. Ini terlihat dari berbagai keberhasilan misalnya teknologi informasi, eksplorasi luar angkasa dan bioteknologi.

Pakistan masih terus mendaki untuk peringkat terbaik di global. Transformasi dan inovasi digital terus dilakukan, meski masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk menyempurnakannya.

Pasar Tenaga Kerja

Dia India, sektor teknologi merupakan perusahaan besar dan menyediakan banyak jutaan pekerjaan. Pasokan tenaga kerja juga terus berjalan karena fokus negara pada pendidikan teknis dan pengembangan keterampilan.

Permintaan tenaga kerja di Pakistan juga meningkat pesat. Dari terkait IT, pengembangan software hingga pemasaran digital.

Sama seperti India, pemerintah juga mendukung peningkatan pendidikan teknis hingga pelatihan untuk pengembangan tenaga kerja lokal.

Masa Depan

Melihat pesatnya sektor teknologi sekarang, India bakal terus berada di garis terdepan di masa depan. Ini juga bergantung pada investasi terkait infrastruktur digital, energi terbarukan dan eksplorasi antariksa.

Sementara itu Pakistan memang baru mulai untuk melakukan transformasi digital. Namun potensinya sangat besar untuk bisa bersanding dengan negara-negara utama di teknologi global.

kingslot

Genjot Ekonomi 6%, RI Butuh Investasi Rp 8.297 T pada 2026

Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Bappenas, Eka Chandra Buana dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (30/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kementerian PPN/Bappenas menjelaskan kebutuhan investasi nasional Indonesia sebesar Rp 8.297 pada tahun 2026. Angka tersebut berdasarkan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2026.

Secara rinci, kontribusi terbesar dari investasi swasta atau masyarakat sebesar Rp 7.467 triliun atau 89,99%. Selanjutnya investasi BUMN diperkirakan sebesar Rp 480,8 triliun atau 5,79% dan investasi pemerintah sebesar Rp 349,9 triliun atau 4,22%.

“Kalau kita lihat share-nya pemerintah itu hanya sebesar kalau kita lihat investasi 4,22% sisanya adalah masyarakat dan swasta. Inilah yang kami sampaikan bahwa perlu keterlibatan swasta di dalam pembangunan kita,” ujar Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Bappenas, Eka Chandra Buana dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPD RI, Kamis (8/5/2025).

Dengan besarnya porsi investasi dari swasta atau masyarakat, Eka menjelaskan pemerintah harus lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan investasi yang baik.

“Ketika kita akan memberdayakan swasta di regulasi perizinan dan penguatan jadi hal yang harus kita lakukan. Baik di pusat maupun di daerah dan kemudian di dalam hal ini bagaimana kita meningkatkan investasi swasta,)menarik FDI masuk, kemudian kita menggunakan instrumen pembiayaan lainnya ini menjadi penting,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi sepanjang kuartal I-2025 mencapai Rp 465,2 triliun. Angka ini sekitar 24,4% dari target realisasi investasi tahun 2025 yang sebesar Rp 1.905,6 triliun.

kingslot

Sudah Mulai Beroperasi, Bos Danantara Beberkan Sumber Modalnya

Danantara Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Chief Financial Officer (CFO) Danantara Arief Budiman mengatakan bahwa sumber modal operasional Danantara saat ini berasal dari dividen yang telah dibagikan perusahaan pelat merah. 

“Dividen yang sudah diberikan [perusahaan BUMN],” ucap Arief kepada wartawan di Saint Regis, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Adapun hingga akhir bulan April 2025, tiga emiten bank pelat merah RI telah mencairkan dividen. Sebagai pemegang saham seri B, Danantara juga telah mendapatkan sesuai porsinya. 

Total cuan dividen yang didapatkan Danantara nyaris mencapai Rp60 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). 

Rinciannya, Danantara mengantongi dividen dari BRI senilai Rp 27,68 triliun, termasuk dividen interim sebesar Rp 10,88 triliun.

Adapun, pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 31 Desember 2024, di mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp60,15 triliun.

Pembayaran dividen ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar, pada Senin (24/03), di Jakarta, disepakati bahwa total dividen tunai yang dibagikan untuk Tahun Buku 2024 sebesar-besarnya Rp 51,73 triliun atau Rp 343,40 per saham.

Angka tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 135 per saham (setara Rp 20,33 triliun) yang telah dibayarkan pada 15 Januari 2025 lalu. Dengan demikian, sisa dividen yang dibagikan kepada pemegang saham sebesar-besarnya Rp 31,40 triliun atau Rp 208,40 per lembar saham.

Sedangkan dividen yang diperoleh Danantara dari Bank Mandiri senilai Rp 22,62 triliun.

Bank Mandiri mencatatkan laba bersih periode berjalan secara konsolidasi yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp55,78 triliun sepanjang tahun 2024. Perolehan tersebut tumbuh 1,31% secara tahunan (yoy) dari perolehan tahun 2023 sebesar Rp55,06 triliun.

Sementara untuk BNI membagikan dividen senilai Rp 8,37 triliun kepada Danantara, yang merupakan bagian dari total dividen tunai BNI senilai Rp 13,95 triliun atau Rp 374 per saham.

Selain dari tiga emiten tersebut, MIND ID juga telah melaporkan dividen senilai Rp 11,2 triliun. Nilai tersebut seluruhnya masuk ke negara mengingat 100% kepemilikan saham perusahaan holding pertambangan mineral dan batu bara (minerba) ini milik pemerintah dan berganti kepemilikan di bawah Danantara atau PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), perusahaan induk (holding) operasional Danantara.

Sementara itu, perusahaan pelat merah besar yang belum mengumumkan pembagian dividen masih ada Telkom Indonesia, Pertamina, dan PLN.

Dengan asumsi konservatif, ketiga perusahaan akan membagikan dividen dengan besaran yang sama seperti tahun lalu, total dividen yang akan diterima Danantara dari tujuh BUMN kakap itu lebih kurang sebesar Rp 97 triliun. 

kas138

Industri Dapat Alokasi Gas Murah, Segini Realisasinya di Lapangan

Produksi minyak dan gas bumi PT Pertamina Hulu Energi (PHE). (Dok. PHE)

Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan mengungkapkan, perusahaan atau industri yang menerima manfaat dari kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) sebesar US$ 6 per MMBTU belum sepenuhnya.

Ia mencontohkan misalnya pada bulan Januari 2025, realisasi alokasi gas dengan skema HGBT hanya mencapai 54%. Selebihnya, mendapatkan pasokan yang berasal dari PT PGN dengan harga gas pipa normal, bukan harga HGBT yang telah ditetapkan pemerintah.

“Realisasi 54% dibayar dengan harga gas pipa normal, bukan HGBT, penggunaan selebihnya dikenakan harga gas regasifikasi US$ 16,77/MMBTU,” kata Yustinus kepada CNBC Indonesia, Rabu (7/5/2025).

Atas hal itu, pelaku industri harus membayar dua jenis harga gas sekaligus untuk bulan Januari yakni harga gas pipa normal untuk 54% volume dan harga regasifikasi untuk sisanya.

Menurut dia, hal ini terjadi lantaran Keputusan Menteri ESDM Nomor 76.K/MG.01/MEM.M/2025 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 91.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Pengguna Gas Bumi Tertentu baru ditetapkan pada akhir Februari. Sehingga industri terlanjur melakukan pembayaran sesuai harga pasar.

“Kelebihan bayar atau selisih harga gas normal HGBT belum dikompensasi oleh PGN dan badan usaha penyalur gas lainnya,” ujarnya.

Kemudian pada Februari, Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) dari PGN telah dikenakan harga HGBT sebesar US$ 7 per MMBTU. Namun, selebihnya harus dipenuhi melalui gas regasifikasi seharga US$ 16,77 per MMBTU.

Yustinus pun berharap agar pemerintah menegaskan komitmen realisasi pasokan volume HGBT 100% sesuai volume alokasi di Kepmen ESDM Nomor 76.K/MG.01/MEM.M/2025. Pasalnya, komitmen ini sangat penting untuk pelaku industri dan investor guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.

Sebagaimana diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menetapkan skema baru HGBT bagi tujuh sektor industri dengan total 253 pengguna gas bumi tertentu. Industri tersebut meliputi pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

Keberlanjutan kebijakan HGBT ini disertai dengan terbitnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 76.K/MG.01/MEM.M/2025 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 91.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Pengguna Gas Bumi Tertentu yang ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Rabu, 26 Februari 2025.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, HGBT dibedakan berdasarkan pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar sebesar US$ 7 per MMBTU dan untuk bahan baku sebesar US$ 6,5 per MMBTU,” ujar Bahlil.

Bahlil menilai penetapan HGBT ini memberikan dampak bagi daya saing industri di dalam negeri dari sebelumnya menerima harga gas bumi tertentu pada kisaran US$ 6,75 – 7,75 per MMBTU. Kebijakan HGBT juga selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 121 tahun 2020 tentang Penetapan Harga Gas Bumi untuk lebih mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah berharap sektor industri bisa lebih kompetitif di pasar global, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan membuat harga produk di dalam negeri lebih terjangkau bagi masyarakat.

Pada kedua Kepmen HGBT ini terdapat beberapa Pengguna Gas Bumi Tertentu yang tidak lagi dicantumkan sebagai pengguna HGBT dengan pertimbangan telah mendapatkan harga gas di plant gate yang lebih rendah dari US$ 6,5 per MMBTU dan/atau US$ 7 per MMBTU, terdapat ketidakcukupan penerimaan bagian negara serta terdapat Pengguna Gas Bumi Tertentu yang telah berhenti menggunakan gas bumi.

Pemerintah akan terus mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan implementasi yang optimal dan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

kas138

Sempat Dibuat Kaget, DPR Setujui Anggaran PU Ditambah Rp 73,76 Triliun

Komisi V DPR Raker dengan Menteri Pekerjaan Umum. (YouTube/TVR Parlemen)

Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) bersama Komisi V DPR RI melakukan rapat kerja sama (raker) pada Rabu (7/5/2025) hari ini.

Namun sayangnya, raker tersebut kurang berjalan dengan baik, di mana DPR mengaku kaget dengan paparan Menteri PU Dody Hanggodo soal anggaran yang tiba-tiba bertambah menjadi Rp 73,76 triliun, dari sebelumnya mencapai Rp 50,48 triliun.

DPR mengaku kaget karena Kementerian PU tidak melaporkan penambahan pagu efektif. Adapun penambahan ini sempat diblokir akibat kebijakan efisiensi anggaran yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PDIP Lasarus mengatakan anggota dewan hanya mengetahui pagu aktif dari Kementerian PU sebesar Rp 50,48 triliun.

“Ini saya belum tahu kalau ada penambahan anggaran,” kata Lasarus dalam raker bersama Kementerian PU, Rabu (7/5/2025).

Namun, Komisi V DPR RI tetap menyetujui pagu anggaran tersebut, meski DPR menambahkan catatan akan membahasnya kembali bersama Kementerian PU.

Adapun pagu efektif tersebut sesuai dengan hasil raker Komisi V DPR RI dengan Kementerian PU yang digelar pada 13 Februari lalu.

Menurut Lasarus, penambahan pagu efektif tersebut jika dilakukan tanpa pemberitahuan kepada DPR dapat dianggap melanggar prinsip bernegara dan berdemokrasi.

“Penambahan ini harusnya dilaporkan dulu ke kami. Kalau tidak, 1.000% lima pimpinan Komisi V tidak akan pernah teken. Saya yakin anggota disini juga demikian, karena kita tidak pernah membahasnya,” ujar Lasarus.

Menurutnya, ada risiko dalam penggunaan anggaran tersebut karena tidak taat kepada mekanisme yang ada.

Menteri PU Dody Hanggodo pun menjawab kritikan dari Lasarus tersebut. Dody meminta maaf kepada Komisi V DPR RI atas kesalahan ini.

“Kami mohon maaf pada saat pembukaan pemblokiran ini, kami tak bersurat ke Komisi V untuk memohon persetujuan. Salah saya karena tidak begitu paham mekanismenya,” jawab Dody.

Dody menambahkan bahwa pihaknya belum mendapatkan dokumen resmi dari Kementerian Keuangan soal penambahan anggaran tersebut. Dia hanya diperlihatkan data Kementerian PU yang kini masih mencapai Rp 110,95 triliun, alias tidak terkena efisiensi anggaran.

Namun, ada sejumlah dana yang belum bisa dicairkan oleh Kementerian PU karena masih statusnya ‘berbintang’, sehingga pagu efektifnya mencapai Rp 73,76 triliun.

Adapun kebutuhan penambahan anggaran ini salah satunya yakni untuk pendanaan irigasi preservasi, dan padat karya.

“Atas permohonan kami, sebagian dana yang masih terblokir pada saat itu ditambahkan ke pagu efektif mencapai Rp 50,48 triliun. Pembukaan blokir tahap 1 terjadi pada 25 Maret 2025,” ujar Dody.

kas138

Tragis Nasib Buruh Outsourcing, Dipalak Rp10-25 Juta Demi Bisa Kerja

Ilustrasi Buruh Pabrik Tekstil

Rencana Presiden Prabowo Subianto yang bakal menghapus sistem kerja alih daya atau outsourcing menimbulkan pro dan kontra. Ketika pengusaha menyatakan penolakannya, kalangan buruh justru sebaliknya.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspirasi) Mirah Sumirat mengungkapkan penolakan itu didasari karena dalam praktiknya, sistem outsourcing  telah banyak menyimpang, apalagi diperparah dengan terbitnya aturan Omnibus Law Cipta Kerja (UUCK).

“Alih Daya/Outsoucing dalam UU Omnibuslaw sudah sangat parah karena tidak ada batasan pekerjaan dan batasan kontrak, dalam kata lain kontrak bisa seumur hidup,” katanya dalam keterangan kepada CNBC Indonesia, Rabu (7/5/3025).

Dalam pratiknya pelaksanaan UU Omnibuslaw Cipta Kerja untuk Alih Daya/outsourcing ini sangat liar dan ugal-ugalan . Banyak diketemukan praktek Alih Daya/outsourcing yang menyimpang dari peraturan perundangan ketenagakerjaan.

Diantaranya buruh diminta untuk membayar sejumlah uang rata-rata kurang lebih Rp 10 juta sampai Rp 25 juta demi bisa diterima menjadi pekerja di perusahaan outsourcing tersebut. Mirah menduga, uang tersebut di bayarkan ke Direksi dan Manager di perusahaan pemberi kerja.

“Praktik outsourcing yang lainnya adalah melibatkan ormas, oknum TNI, POLRI, RT/RW, Lurah, Karang Taruna. Bahkan ada oknum pimpinan serikat pekerja memiliki perusahaan outsourcing,” ungkap Mirah.

Sementara itu, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam meminta untuk mengkaji ulang rencana tersebut. Jika ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaan maka yang harus diperkuat ialah pengawasan, bukan mengganti sistemnya.

“Kita harus liat outsourcing penyerahan pekerjaan ke pihak ketiga biasanya diserahkan dari perusahaan besar ke menengah kecil, sekarang kalau dihapus emang mau dihapus yang menengah kecil? Memang praktiknya perlu ada yang diperbaiki, jadi jangan lumbung yang dibakar itu ya, tikusnya yang ditangkap,” sebut Bob.

Sebagai informasi, pada saat turun ikut merayakan peringatan Hari Buruh Internasional alias May Day bersama massa buruh pada 1 Mei 2025 lalu di lapangan Monas, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan secepatnya menghapuskan sistem outsourcing.

“Saya akan meminta dewan kesejahteraan nasional mempelajari secepat-cepatnya, kita ingin menghapus outsourcing,” ungkap Prabowo dalam aksi buruh di Monas, Kamis (1/5/2025).

Pernyataan Prabowo tersebut menjawab salah satu dari sekian banyak tuntutan elemen buruh untuk menghapuskan sistem yang dianggap sering kali tidak berpihak kepada kelas pekerja.

Meski demikian, dirinya juga menegaskan akan menjaga kepentingan para investor.

Kalau gak investasi gak ada pabrik, kalian tak bekerja, jadi kita harus kerja sama. Dalam waktu dekat saya akan mengadakan pertemuan di Istana Bogor bertemu 150 pimpinan buruh yang akan saya pertemukan dengan 150 pemimpin perusahaan,” sebut Prabowo.

kas138

IHSG Makin Dekati Level 7.000, Sebulan Sudah Naik 16%

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli panjang pada perdagangan hari ini, Rabu (7/5/2025).

IHSG ditutup naik 0,63% ke level 6.941,83. Sebanyak 309 saham naik, 274 turun, dan 214 tidak bergerak. 

Nilai transaksi pada perdagangan hari ini mencapai Rp 13,85 triliun yang melibatkan 22,79 miliar saham dalam 1,42 juta kali transaksi. 

Mengutip Refinitiv, hampir seluruh sektor berada di zona hijau. Bahan baku memimpin kenaikan dengan 1,56%. Lalu teknologi dan konsumer primer naik 0,57% dan 0,4%. 

Saham yang menjadi penggerak utama hari ini adalah TPIA yang menyumbang 7,32 indeks poin. Lalu BBRI berkontribusi 4,59 indeks poin dan ANTM 4,29 indeks poin. 

Adapun penguatan hari ini memperpanjang reli IHSG yang telah menguat dalam delapan hari perdagangan beruntun. Dalam 18 hari perdagangan terakhir, hanya dua kali IHSG berakhir di zona merah.

Pada periode yang sama (17 hari perdagangan terakhir) atau sejak akhir perdagangan Rabu, 9 April 2025, IHSG tercatat telah melesat hingga 16%. Hal ini pun mengikis koreksi IHSG sepanjang tahun berjalan. 

Pergerakan pasar keuangan domestik masih dipengaruhi oleh sentimen dari luar negeri khususnya dari AS soal penantian rapat Federal Open Meeting Committee (FOMC) The Fed yang digelar Selasa-Rabu waktu AS atau Rabu malam hingga Kamis dini hari waktu Indonesia. Selain itu fluktuasi harga komoditas juga ikut menjadi penggerak pasar.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 4,25-4,50%, sama seperti sejak Januari. Hanya ada peluang 3,1% bahwa Komite Pasar Terbuka Federal akan memangkas suku bunga, menurut alat FedWatch milik CME Group, yang memperkirakan pergerakan suku bunga berdasarkan data perdagangan berjangka dana federal.

Sementara itu, harga emas kembali terbang pada perdagangan kemarin, Selasa (6/5/2025). Emas ditutup menguat 2,91% di posisi US$ 3.430,83 per troy ons sekaligus kembali ke level US$ 3.400.

Emas terbang lebih hampir 6% dalam dua hari terakhir. Namun, emas ambruk lagi pada hari ini, Rabu (7/5/2025) pukul 05.45 WIB dengan melemah 1% ke US$ 3.395 per troy ons.

kas138

Mengenal Operasi Sindoor, Serangan Pembuka Perang India Vs Pakistan

India resmi melancarkan serangan ke Pakistan, Rabu (7/5/2025). Secara rinci, India menyerang sembilan lokasi di Pakistan dan Kashmir Pakistan, (Tangkapan Layar Video Telegram/بیسیمچی مدیا)

India telah melancarkan serangan militer besar-besaran ke wilayah Pakistan dan Kashmir yang dikuasai Pakistan pada Rabu (7/5/2025). Serangan dengan sandi ini dilakukan sebagai bagian dari Operasi Sindoor, sebuah operasi yang diklaim India menargetkan sembilan lokasi infrastruktur teroris yang selama ini dianggap sebagai pusat perencanaan serangan terhadap wilayah India.

Aksi ini memicu respons keras dari Pakistan, yang menyebut serangan tersebut sebagai “tindakan perang terang-terangan” dan meningkatkan ketegangan antara kedua negara bersenjata nuklir itu.

Nama “Sindoor” diambil dari bubuk vermilion merah yang biasa dipakai oleh perempuan Hindu yang sudah menikah sebagai simbol status pernikahan mereka. Pemilihan nama ini memiliki makna simbolis, merujuk pada para wanita yang menjadi janda akibat serangan teroris di Pahalgam, Jammu dan Kashmir pada 22 April 2025.

Serangan tersebut menewaskan 26 orang, sebagian besar adalah pria beragama Hindu, dan meninggalkan banyak keluarga dalam duka mendalam.

Dalam operasi yang berlangsung selama 25 menit tersebut, India meluncurkan 24 rudal yang diarahkan ke sembilan lokasi yang disebut sebagai “kamp teroris” di wilayah Pakistan dan Pakistan Kashmir.

Serangan dimulai pada pukul 01.05 hingga 01.30 waktu setempat, melibatkan koordinasi antara Angkatan Darat, Laut, dan Udara India. Pemerintah Pakistan melaporkan bahwa serangan tersebut juga mengenai enam lokasi strategis, termasuk bendungan dan proyek tenaga air, dengan total dua lusin dampak ledakan.

“India telah menjalankan haknya untuk merespons, mencegah, dan menghalangi lebih banyak serangan lintas batas. Tindakan ini bersifat terukur, tidak memicu eskalasi, proporsional, dan bertanggung jawab. Fokusnya adalah untuk menghancurkan infrastruktur teroris dan menetralkan teroris yang diperkirakan akan dikirim ke India,” kata Menteri Luar Negeri India Vikram Misri.

Tidak lama setelah serangan tersebut, Pakistan mengklaim berhasil menembak jatuh lima pesawat tempur India di wilayah udara India.

Sementara itu, empat sumber pemerintah lokal di Kashmir India melaporkan bahwa tiga jet tempur jatuh di lokasi berbeda di wilayah pegunungan Himalaya tersebut. Para pilot dikabarkan selamat dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Pemerintah Pakistan mengeklaim bahwa serangan India menyebabkan 26 warga sipil tewas dan 46 lainnya terluka. Sementara itu, India melaporkan tujuh warganya tewas dan 35 orang lainnya luka-luka akibat baku tembak lintas perbatasan yang dilakukan oleh pasukan Pakistan.

kingslot

Hindari! 10 Kebiasaan Kecil Ini Bikin Kamu Sulit Kaya

Ilustrasi Menabung (Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash)

Siapa yang tak ingin hidup mapan dan sejahtera? Tapi nyatanya, banyak orang terjebak dalam pola hidup yang justru menjauhkan mereka dari kekayaan.

Tanpa disadari, kebiasaan-kebiasaan kecil ini bisa berdampak besar pada kondisi keuangan jangka panjang. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 10 kebiasaan yang perlu dihindari jika ingin lebih dekat dengan kesuksesan finansial:

1. Mengabaikan Kesehatan

“Dalam hal kesehatan, gaya hidup yang buruk bisa menyebabkan masalah kesehatan yang berbahaya,” tulis Thomas Corley dalam buku “Change Your Habits, Change Your Life: Strategies that Transformed 177 Average People into Self-Made Millionaires .”

Kesehatan yang buruk bisa menguras waktu, tenaga, dan uang. Ketika tubuh lemah, produktivitas menurun dan pengeluaran medis meningkat. Sulit mengejar impian finansial jika terus bergelut dengan masalah kesehatan.

2. Terlilit Utang Konsumtif

Utang berbunga tinggi, apalagi untuk kebutuhan konsumtif, bisa menggerus pendapatan. Prioritaskan untuk melunasi utang dan hindari menambah pinjaman baru demi kesehatan finansial jangka panjang.

3. Meremehkan Pengeluaran Kecil

Mengeluarkan uang Rp20.000 untuk kopi setiap hari mungkin terlihat sepele. Tapi jika dikalikan sebulan atau setahun, jumlahnya bisa mengejutkan. Kendalikan pengeluaran kecil yang tidak perlu.

4. Ikut Gaya Hidup Orang Lain

Hidup di luar kemampuan finansial hanya akan menjerumuskanmu pada krisis. Sesuaikan gaya hidup dengan kondisi dompet sendiri, bukan demi eksistensi sosial.

5. Sering Cari Alasan

Sering berkata “hidup harus dinikmati” untuk membenarkan pemborosan? Sikap ini bisa menjauhkanmu dari kebiasaan menabung dan berinvestasi. Jika pendapatan kurang, cari peluang tambahan.

6. Terjebak Pikiran Negatif

Perlu diketahui, orang yang sukses adalah orang yang bisa melihat sisi positif dalam kondisi yang negatif. Pola pikir pesimistis membuatmu takut mencoba hal baru. Padahal, orang sukses justru berani melangkah dan melihat peluang bahkan di tengah tantangan.

7. Malas Berusaha

Tidak ada kekayaan tanpa kerja keras. Kalau hanya bermalas-malasan tanpa tindakan nyata, kesuksesan hanyalah angan-angan.

8. Lama Meratapi Kegagalan

Gagal itu bagian dari proses belajar. Tapi jika terlalu lama tenggelam dalam penyesalan, kamu justru kehilangan momentum untuk bangkit dan mencoba lagi.

9. Bergaul dengan Orang yang Salah

Lingkungan toxic bisa memengaruhi cara berpikir dan ambisi. Dekatlah dengan orang-orang yang mendukung, memotivasi, dan punya tujuan hidup positif.

10. Tidak Punya Rencana Masa Depan

Tanpa perencanaan, kamu akan mudah goyah menghadapi ketidakpastian ekonomi. Punya rencana keuangan jangka panjang akan membuatmu lebih siap menghadapi tantangan dan lebih dekat ke pintu kekayaan.

kingslot

Elon Musk Nyatakan Perang Melawan Raksasa Teknologi AS

Foto Kolase CEO Tesla, Elon Musk dan CEO OpenAI, Sam-Altman. (Reuters)

Elon Musk berencana untuk tetap ‘berperang’ melawan raksasa teknologi OpenAI. Ketegangan antara Musk dan OpenAI sudah mencuat sejak beberapa saat lalu.

Musk memiliki sejarah panjang di OpenAI. Ia merupakan salah satu pendiri raksasa pencipta ChatGPT tersebut, sebelum akhirnya hengkang pada 2018 silam.

Kala itu, OpenAI masih merintis sebagai startup kecil sebelum mendulang popularitas berkat ChatGPT yang meluncur pada 2022. Kini, Musk menggugat OpenAI karena menilai perusahaan tersebut sudah meninggalkan visi orisinil perusahaan untuk menjadi organisasi nirlaba (non-profit).

Menanggapi gugatan hukum tersebut, OpenAI baru saja mengumumkan rencana baru. OpenAI menegaskan bahwa induk nirlabanya akan terus mengontrol bisnis yang mencari untung (for-profit). Selain itu, induk non-profit OpenAI akan memegang saham mayoritas perusahaan.

Dengan adanya pengumuman tersebut, nyatanya Musk tak ciut untuk melakukan perlawanan hukum. Hal ini disampaikan pengacara Musk, Marc Toberoff pada awal pekan ini.

“Tak ada yang berubah setelah pengumuman terbaru OpenAI. Faktanya, OpenAI masih mengembangkan AI dengan metode tertutup (closed-source) yang menguntungkan Sam Altman (CEO OpenAI), para investor, dan Microsoft,” kata Toberoff dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters, Rabu (7/5/2025).

“Pengumuman tersebut mengaburkan perincian penting tentang apa yang disebut sebagai pengaturan ‘kontrol nirlaba’. Khususnya tentang pengurangan tajam kepemilikan saham yang akan diterima nirlaba tersebut dalam perusahaan Altman yang mencari laba,” ia menuturkan.

Musk telah berjuang di pengadilan untuk memblokir transisi OpenAI dari kendali nirlabanya. Ia berupaya sekuat tenaga untuk melawan raksasa yang ia dirikan bersama tersebut dan kini menjadi pesaingnya di sektor AI.

Perusahaan besar lainnya seperti Meta dan tokoh terkemuka, termasuk pemenang Hadiah Nobel Geoffrey Hinton yang dikenal sebagai bapak AI, telah bergabung dengan para kritikus yang mendesak regulator untuk memblokir restrukturisasi OpenAI. Sidang hakim dijadwalkan pada Maret 2026 mendatang.

“Musk terus melanjutkan gugatan hukum yang tak berdasar. Ini membuktikan niat buruk Musk untuk menghambat pertumbuhan kami,” kata juru bicara OpenAI dalam sebuah pernyataan.

kingslot